Ada teman ku yang bilang tes kedewasaan itu kalo sudah bisa menjawab iya untuk 3 pertanyaan dibawah ini,
1. bisa menerima ide baru
2. bisa menerima oang baru
3. bisa menerima diri sendiri (kelebihan dan kekurangan)
secara keselurusan memang rasanya bukan hanya 3 point di atas, tetapi 3 point diatas memang bisa berkembang dan bercabang lagi.
Aku ingin sedikit bercerita tentang tahun baruku, tidak jauh berbeda dengan perayaan tahun baru sebelumnya, kami sekeluarga berkumpul makan bersama, pasang kembang api dan tepat di jam 12 kita tiup lilin dan potong kue, gak pernah terlewatkan karena tanggal 1 Januari adalah hari special buat keluarga kami, karena hari itu adalah hari ulang tahun mama, nenek, buyut kami tersayang. Semuanya serba sederhana tetapi sangat istimewa bagi kami dan ponakan2 ku yang masih kecil2 itu terlihat sangat menikmati malam tahun baru, beberapa ponakan yang memang sudah besar ada yang absen ya wajar mungkin karena sudah punya agenda sendiri mungkin dengan pacarnya atau dengan teman2 kuliahnya.
Dan hari ini adalah hari pertama ngantor lagi di tahun 2009, aku sedikit was2 memasuki thn ini dlm pekerjaanku aku sedikit bingung memilih prioritas pekerjaanku, kadang takut salah mengambil langkah dan sikap, aku kembali teringat kalimat dr guru spiritualku yang sempat berdiskusi di bulan2 akhir thn lalu bahwa ”tidak perlu takut pada sesuatu yang memang tidak menakutkan” ya…. memang benar kita tidak perlu takut pada sesuatu yang memang tidak menakutkan, mungkin kalo ada orang yang ngejar2 kita bawa api ingin bakar kita boleh lah kita lari tp itupun bukan semata2 karena takut tapi juga menjaga diri.
Keyakinan adalah 1/2 dari keberhasilan, itu juga jadi bekal buatku menjalani tahun 2009 ini. yakin dengan apa yang aku pilih dan aku lakukan, yakin bisa meraih cita dan cinta yang aku impikan, yakin dengan masa depan dengan menjalani masa sekarang dengan baik karena masa-masa sekarang ini adalah rangkaian untuk masa depan kita, dengan menjalani masa sekarang dan besok dengan baik aku yakin masa depan baik pun akan datang karena masa saat ini sama pentingnya dengan masa depan.
Setiap kejadian dan apa yang dilakukan selalu diawali dengan niat, dan tidak akan pernah terjadi sesuatupun tanpa ada niat walaupun terkadang niat itu datangnya hanya beberapa detik dari waktu yang kita lakukan.
Setiap niatan baik yang muncul dari diri kita, Tuhan sudah mencatatnya dan memberikan pahala, begitu baiknya sang Khalik kepada umatnya.
Tetapi tidak akan pernah terjadi apapun, tidak akan menjadi lebih bermakna dan bernilai jika niatan itu hanya berhenti di niat saja, sempurnakan niat dengan perbuatan.
Bagaimana dengan niatan jelek ?
secara konsep rasanya sama
Setelah sekian lama sekali nggak jalan2 sama si mimie ku, akhirnya td pagi aku jalan lg ma mimie-ku dengan jaket kulit merah ku, sarung tangan salur2 pink biru, tas rangsel yang berat banget isi laptop dan perabotan lainnya, kaca mata hitam andalan, helmet dan sepatu kaca (hehehehe bukan kaca dink……) dan lg tentunya sedikit ngebut ………
wuiiiiiiiihhhhh rasanya aku kembali macho seperti waktu itu dengan si mimie hihihihi
Menuju gedung tempat dimana server2 tersayang kantor menginap, dan ceritanya hari ini kita mau pindahan tempat mereka ke lokasi yang UPS nya lebih lama, maklum nih gedung sering mati listrik padahal di dalamnya tempat kumpul bermacam2 server, bermacam2 content, bermacam2 corporate, banyak orang bilang ini pusatnya dunia cyber, masih dalam satu gedung cuman pindahan lantainya saja. huiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhh dingin banget
Tahun 2009 tinggal beberapa hari lagi nich…..
tiap orang rasanya sudah menyiapkan banyak PR dan membuat list apa saja yang bisa diraih di tahun yang baru nanti,
Aku coba kilas balik ke tahun 2007, aku juga punya wish list waktu menjelang tahun baru, sekarang 2008 sudah tinggal menghitung hari masih ada beberapa hal yang belum tercapai tapi aku tidak menyesal dan tidak ingin mengulang 2008, semua kisah kehidupan yang sudah aku jalani dan lalui penuh makna dan arti, aku banyak belajar dr perjalanan hidupku sendiri, memang tidak semuanya indah karena kecewapun ada di sana, tetapi kekecewaan itu yang membuat aku semakin terpacu untuk berjuang dan gak mudah menyerah, tangisan pun banyak tetapi aku tidak takut air mataku kering karena kisah tangis itu membuat aku semakin kuat dan tegar, aku belajar dr semua kebahagiaan yang aku rasakan untuk tetap bisa berbagi dengan yang lain.
Jadi apa resolusi 2009 ku,
“Menjadi pribadi yang lebih lengkap (yg terlihat maupun tidak), lebih mencintai Tuhanku, Program mengupgrade diri meningkat (emosional, mentalitas, intelektual) dan lebih banyak memberi”
Dari dulu aku memang tidak suka dengan kekerasan biarpun banyak yang bilang aku sedikit galak dan banyak bawel
(bawaan orok kayaknya), tapi kalo untuk kekerasan aku bener2 akan bilang TIDAK walau pada akhirnya terkadang itu bisa dilakukan dengan alasan yang tepat misalnya membela diri. Dan akupun mungkin akan melakukan pembelaan diri ketika diriku merasa tersakiti.
Aku ingat dulu sekali waktu aku masih duduk di Sekolah Menengah Pertama sore hari pas pulang sekolah aku benar2 melihat ada anak sekolah lain yang dipukulin sama anak2 di sekolahku, malah salah satu yang ikutan berantem temanku juga …. aduh itu rasanya gimana gituh sampe aku bener2 nangis karena kejadian itu. Biarpun berdasar cerita memang tu anak yang salah ditambah kecil2 gituh dah mabok pula tp tetep aja kalo liat pas dia di pukulin rasanya ikutan sakit.
Hari Rabu kemarin pulang kantor aku ke tempat les dulu yang ada di Ratu plaza, dr atas jembatan penyebrangan aku mendengar suara ribut2 akhirnya akupun liat ke arah keributan dan ternyata ada satu anak yang ntah karena apa tiba2 di pukulin sama 2 orang yang badannya lebih besar…. di sekitaran itu banyak orang yg lalu lalang, ada abang penjual gorengan juga tp gak ada yang bantuin atau mencoba memisahkan mereka, aku bener2 merinding dan pengen nangis untung kejadian itu gak berlangsung lama dan 2 orang itu langsung pergi ninggalin tuh anak.
Kekerasan rasanya ada di mana2 dari rumah sampai ke jalanan, bahkan di sekolah pun yang tempat kita menuntut ilmu kekerasan itu ada saja.
Aku tidak bisa merubah atau menghentikan itu semua, yang bisa dilakukan hanya memulai dari diriku sendiri, dan akan kutularkan ke keluargaku, teman2 ku.
Cinta damai dan anti kekerasan mode on *
Kalo lagi begini kangen banget sama yang namanya pantai, tanpa ngomong apapun cukup dengan diam memandang luas kearah lautan sambil dengerin nyanyian ombak rasanya semua curahan hati bisa keluar semua…… tanpa mulut terbuka ya paling banter senyum dikit atau menarik nafas panjang.
Tau gak kawan, dari kecil aku ingin sekali bisa tinggal di Australia mungkin di Sidney, Brisbane or Melbourne benua yang dihuni oleh penduduk tidak lebih dari sekitar 21 juta orang alasanku dulu simple selain ingin liat kanguru asli Australia dan bisa berjalan2 naik kuda di tengah perkebunan or peternakan yang luas banget feeling ku disana akan terasa damai dan menyenangkan, alasanku hanya itu.
Sampai aku dewasa seperti sekarang ini, dimana orang2 sekitarku lebih memilih ke Negara or Benua yang lain yang katanya jauh lebih menarik seperti Eropa disana banyak sekali Negara dan kota yang cantik dan Indah bahkan banyak kota2 sejarah yang romantic dan kaya akan kisah, atau Amerika yang mau apapun ada di sana, kumpulnya artis2 ngetop yang mendunia, modern, menyenangkan dan indah tentunya ….. aku ingin bisa berkeliling ke negara2 itu tetapi untuk berlibur saja bukan untuk tinggal. Di dalam hatiku tetap aku memilih Australia untuk tinggal disana J mungkin aku ingin mencobanya 1 sampai 2 thn tinggal disana sampai keputusan selanjutnya hehehehehe
Sekarang aku mulai membenarkan feeling ku dr kecil untuk tinggal disana dengan beberapa analisa sederhanaku, coba kita lihat beberapa benua favorite mulai dr tempat tinggalku dech Asia dan negaraku tercinta Indonesia hmmmmm disini rasanya sesak sekali penduduknya sudah terlalu penuh, apalagi nanti ketika aku punya keluarga dan anak2ku pasti akan merasakan dan mengalami hal yg jauh lebih sesak dari sekarang, dan beberapa Negara asia lainnya, di Amerika, negara2 Eropa rasanya sudah penuh juga. Dan setelah ta pikir2 ya Australia lah benua sebesar itu yang penduduknya masih bisa di bilang sepi, disana belum ada macet tetapi negara2 nya pun berkembang. Tujuh tahun yang lalu saya punya kolega lama yang dari 7 thn lalu lebih sudah tinggal disana bersama family nya, ketika ditanya kapan akan kembali ke Indonesia jawabannya adalah belum ada rencana karena menurut beliau tinggal disana menyenangkan dan tidak terlalu stress.
Hmmmmm aku ingin punya sekolah, mungkin aku bisa membangun sekolah disana dan siswanya sebagian besar bisa saja aku ambil dari orang2 Indonesia yang ingin belajar tetapi kurang diperhatikan dinegaranya ta ajak pindah dech semua hehehehehe
Memang sudah takdir kita lahir di Negara ini tetapi setelah dewasa kita punya hak untuk memilih J
Terus dan terus bermimpi dari mulai mimpi terkonyol, andaikan aku bertemu konglomerat yang ga punya keluarga mengangkatku menjadi anaknya dan mewarisi semua hartanya, dan aku bisa mewujudkan mimpiku membangun sekolahan dengan hasil warisan itu hahahahahahaha
Powered by PUSH Infinys
Wuiiiihhhhhh
Dua minggu ini adalah minggu yang cukup melelahkan sekaligus menyenangkan buatku, banyaknya event kantor untuk ajang promosi product dan meeting internal maupun dengan client or partner cukup menguras pikiran dan tenagaku, presentasi product sampai ke demo product menggantikan bos ku yang berhalangan, ditambah dengan kegiatan2 di luar pekerjaan seperti minggu kemarin aku diajak salah satu teman untuk ikut di event ngasuh anak2 jd dari pagi sampai menjelang sore barengan ma itu anak2, seru menyenangkan dan tentunya melelahkan juga.
Karena kesibukan pekerjaan, terkadang membuat aku lupa diri akan target2 pribadi, memang aku tipe orang yang setia (cieeeeee promosi nich gw) jd kalau sedang bergelut di pekerjaan sering lupa sama yg lain, sampe tadi sore mendapat tlp dari my tutor yang tentunya ngingetin jadwal lesku, hehehehe dan aku baru inget kalo aku masih punya banyak PR untuk diriku sendiri di luar pekerjaan tetapi akhirnya pasti mendukung pekerjaanku.
Waktu itu terus berlalu, sangat cepat bahkan hampir tidak terasa, dan waktu tidak akan pernah mau bertoleransi untuk menungguku.
Akhirnya mau tidak mau aku harus berdamai dengan waktu. Waktu tidak menyesuaikan dengan maunya aku, dan akulah yang harus menyesuaikan dengan waktu.
Send from MyPUSH