Just another ordinary pipiet
Dec
26
By: pipiet | Discussion (2)

tv-hitam-putih.JPG

thanks Nin pic nya….



Dec
26
By: pipiet | Discussion (0)

Setelah sekian lama sekali nggak jalan2 sama si mimie ku, akhirnya td pagi aku jalan lg ma mimie-ku dengan jaket kulit merah ku, sarung tangan salur2 pink biru, tas rangsel yang berat banget isi laptop dan perabotan lainnya, kaca mata hitam andalan, helmet dan sepatu kaca (hehehehe bukan kaca dink……) dan lg tentunya sedikit ngebut ………
wuiiiiiiiihhhhh rasanya aku kembali macho seperti waktu itu dengan si mimie hihihihi

Menuju gedung tempat dimana server2 tersayang kantor menginap, dan ceritanya hari ini kita mau pindahan tempat mereka ke lokasi yang UPS nya lebih lama, maklum nih gedung sering mati listrik padahal di dalamnya tempat kumpul bermacam2 server, bermacam2 content, bermacam2 corporate, banyak orang bilang ini pusatnya dunia cyber,  masih dalam satu gedung cuman pindahan lantainya saja.  huiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhh dingin banget



Dec
26
By: pipiet | Discussion (4)

Tahun 2009 tinggal beberapa hari lagi nich…..
tiap orang rasanya sudah menyiapkan banyak PR dan membuat list apa saja yang bisa diraih di tahun yang baru nanti,

Aku coba kilas balik ke tahun 2007, aku juga punya wish list waktu menjelang tahun baru, sekarang 2008 sudah tinggal menghitung hari masih ada beberapa hal yang belum tercapai tapi aku tidak menyesal dan tidak ingin mengulang 2008, semua kisah kehidupan yang sudah aku jalani dan lalui penuh makna dan arti, aku banyak belajar dr perjalanan hidupku sendiri, memang tidak semuanya indah karena kecewapun ada di sana, tetapi kekecewaan itu yang membuat aku semakin terpacu untuk berjuang dan gak mudah menyerah, tangisan pun banyak tetapi aku tidak takut air mataku kering karena kisah tangis itu membuat aku semakin kuat dan tegar, aku belajar dr semua kebahagiaan yang aku rasakan untuk tetap bisa berbagi dengan yang lain.

Jadi apa resolusi 2009 ku,
“Menjadi pribadi yang lebih lengkap (yg terlihat maupun tidak), lebih mencintai Tuhanku,  Program mengupgrade diri meningkat (emosional, mentalitas, intelektual) dan lebih banyak memberi”



Dec
26
By: pipiet | Discussion (0)

Dari dulu aku memang tidak suka dengan kekerasan biarpun banyak yang bilang aku sedikit galak dan banyak bawel ;) (bawaan orok kayaknya), tapi kalo untuk kekerasan aku bener2 akan bilang TIDAK walau pada akhirnya terkadang itu bisa dilakukan dengan alasan yang tepat misalnya membela diri. Dan akupun mungkin akan melakukan pembelaan diri ketika diriku merasa tersakiti.

 Aku ingat dulu sekali waktu aku masih duduk di Sekolah Menengah Pertama sore hari pas pulang sekolah aku benar2 melihat ada anak sekolah lain yang dipukulin sama anak2 di sekolahku, malah salah satu yang ikutan berantem temanku juga …. aduh itu rasanya gimana gituh sampe aku bener2 nangis karena kejadian itu. Biarpun berdasar cerita memang tu anak yang salah ditambah kecil2 gituh dah mabok pula tp tetep aja kalo liat pas dia di pukulin rasanya ikutan sakit.

Hari Rabu kemarin pulang kantor aku ke tempat les dulu yang ada di Ratu plaza, dr atas jembatan penyebrangan aku mendengar suara ribut2 akhirnya akupun liat ke arah keributan dan ternyata ada satu anak yang ntah karena apa tiba2 di pukulin sama 2 orang yang badannya lebih besar…. di sekitaran itu banyak orang yg lalu lalang, ada abang penjual gorengan juga tp gak ada yang bantuin atau mencoba memisahkan mereka, aku bener2 merinding dan pengen nangis untung kejadian itu gak berlangsung lama dan 2 orang itu langsung pergi ninggalin tuh anak.

Kekerasan rasanya ada di mana2 dari rumah sampai ke jalanan, bahkan di sekolah pun yang tempat kita menuntut ilmu kekerasan itu ada saja.

Aku tidak bisa merubah atau menghentikan itu semua, yang bisa dilakukan hanya memulai dari diriku sendiri, dan akan kutularkan ke keluargaku, teman2 ku.

Cinta damai dan anti kekerasan mode on *



Dec
12
By: pipiet | Discussion (6)

Kalo lagi begini kangen banget sama yang namanya pantai, tanpa ngomong apapun cukup dengan diam memandang luas kearah lautan sambil dengerin nyanyian ombak rasanya semua curahan hati bisa keluar semua…… tanpa mulut terbuka ya paling banter senyum dikit atau menarik nafas panjang.

Tau gak kawan, dari kecil aku ingin sekali bisa tinggal di Australia mungkin di Sidney, Brisbane or Melbourne benua yang dihuni oleh penduduk tidak lebih dari sekitar 21 juta orang alasanku dulu simple selain ingin liat kanguru asli Australia dan bisa berjalan2 naik kuda di tengah perkebunan or peternakan yang luas banget feeling ku disana akan terasa damai dan menyenangkan, alasanku hanya itu.

Sampai aku dewasa seperti sekarang ini, dimana orang2 sekitarku lebih memilih ke Negara or Benua yang lain yang katanya jauh lebih menarik seperti Eropa disana banyak sekali Negara dan kota yang cantik dan Indah bahkan banyak kota2 sejarah yang romantic dan kaya akan kisah, atau Amerika yang mau apapun ada di sana, kumpulnya artis2 ngetop yang mendunia, modern, menyenangkan dan indah tentunya ….. aku ingin bisa berkeliling ke negara2 itu tetapi untuk berlibur saja bukan untuk tinggal. Di dalam hatiku tetap aku memilih Australia untuk tinggal disana J mungkin aku ingin mencobanya 1 sampai 2 thn tinggal disana sampai keputusan selanjutnya hehehehehe

Sekarang aku mulai membenarkan feeling ku dr kecil untuk tinggal disana dengan beberapa analisa sederhanaku, coba kita lihat beberapa benua favorite mulai dr tempat tinggalku dech Asia dan negaraku tercinta Indonesia hmmmmm disini rasanya sesak sekali penduduknya sudah terlalu penuh, apalagi nanti ketika aku punya keluarga dan anak2ku pasti akan merasakan dan mengalami hal yg jauh lebih sesak dari sekarang, dan beberapa Negara asia lainnya, di Amerika, negara2 Eropa rasanya sudah penuh juga. Dan setelah ta pikir2 ya Australia lah benua sebesar itu yang penduduknya masih bisa di bilang sepi, disana belum ada macet tetapi negara2 nya pun berkembang. Tujuh tahun yang lalu saya punya kolega lama yang dari 7 thn lalu lebih sudah tinggal disana bersama family nya, ketika ditanya kapan akan kembali ke Indonesia jawabannya adalah belum ada rencana karena menurut beliau tinggal disana menyenangkan dan tidak terlalu stress.

Hmmmmm aku ingin punya sekolah, mungkin aku bisa membangun sekolah disana dan siswanya sebagian besar bisa saja aku ambil dari orang2 Indonesia yang ingin belajar tetapi kurang diperhatikan dinegaranya ta ajak pindah dech semua hehehehehe

Memang sudah takdir kita lahir di Negara ini tetapi setelah dewasa kita punya hak untuk memilih J

Terus dan terus bermimpi dari mulai mimpi terkonyol, andaikan aku bertemu konglomerat yang ga punya keluarga mengangkatku menjadi anaknya dan mewarisi semua hartanya, dan aku bisa mewujudkan mimpiku membangun sekolahan dengan hasil warisan itu hahahahahahaha

Powered by PUSH Infinys