Just another ordinary pipiet
Nov
06

Mimpi, bermimpi, kata itu sudah sering saya dengar, telinga ini sudah terbiasa mendengar kata itu dr kecil, aku memang terkenal sebagai gadis pemimpi di lingkungan sekolahku dulu, waktu aku masih blm sekolah berseragam aku sering sekolah2an dengan sepupuku yang usianya 2 thn diatasku, dan walaupun aku blm sekolah seperti dia aku sudah bisa membaca dan berhitung, rasanya dulu seneng banget bisa sekolah2an. 

Dr kecil aku biasa bermimpi, kadang pulang sekolah aku langsung buka buku buat belajar dan ditengah waktu belajar itu aku menyempatkan bermimpi atau mungkin berkhayal yah….. J, sering aku berkhayal pergi ke Australia keliling2 disana, berputar di perkebunan yang banyak dombanya, menaiki kuda. Negara yang ingin aku kunjungi dari kecil, mulai aku belajar negara2 asing waktu itu kelas 3 SD (kl ga salah) aku jatuh cinta sama Australia, ntah apa alasannya tp aku sangat tertarik untuk mengunjungi Negara itu, dan aku berjanji untuk mengunjungi Negara itu suatu hari nanti.  

Seiring berjalannya waktu, beberapa mimpiku ada yang menjadi kenyataan, dan ada pula yang masih pending, contohnya dl jaman kecil aku suka nonton film2 drama jepang yang menceritakan kemandirian orang2nya (perempuan muda) yang tinggal sendiri di kota besar mengontrak rumah/apartement dan bekerja sambil sekolah, aku bermimpi dan berkhayal menjadi seperti itu, dan beberapa tahun kemudian setelah aku lulus SMK, dan dengan bekal ikut program Web Design yang di prakarsai ITB, Dikmenjur dan APJII, menjadi salah satu dr beberapa orang saja yang lulus program tersebut, aku beranikan pergi ke Jakarta dan alhamdulilah aku bisa menjalani kehidupan yang dulu pernah ada dalam mimpiku, walau blm tinggal di apartement sih hehehehe :P.  

Terus dan terus berlalu jalanin hidup, ada suka dan duka, ada kerinduan ingin berkumpul dengan keluarga itu pasti, ingin ada yang ngomel kl pulang telat (kayak jaman sekolah dulu), untungnya di sini aku ada dilingkungan yang mayoritas baik dan sayang sama aku, banyak yang bilang kalo Jakarta itu kota yang kejam, jahat dan lain yang nyeremin hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii, tapi menurutku itu gak semuanya benar, banyak cinta dan kasih sayang juga disini. Memang ada beberapa yang mungkin tidak menyukai dan tidak mendukung saya, tapi yang mencintai dan mendukungku jauh lebih banyak jadi aku simpulkan, orang2 di sini menyayangi dan aku sayangi, dan aku bahagia ada di sekelilingnya. 

Hmmmmmm mimpiku yang lainnya, salah satunya aku ingin punya sekolahan, ini mimpi yang ada dr jaman kecilku dulu, mungkin karena aku terlahir bukan dr keluarga kaya yang serba ada, dan bukan di lingkungan yang kaya raya, jd aku sering melihat drama kehidupan yang nyedihin, anak pengen sekolah gak ada biaya, anak pinter tp ga bisa ngapa2in krn ga bisa lanjutin sekolah, aku punya beberapa temen yang menurutku pintar, krn dl suka saingan sama aku di kelas, tp krn permintaan orang tua yang ujung2nya biaya ya gak bisa lanjut sekolah. Aku termasuk beruntung, dan beruntung semangatku untuk belajar untuk sekolah ke jenjang yang lbh tinggi ada terus, sekarang juga pengen sekolah lagi nich, ada yang mau sponsorin gak ya…….. Nah makanya aku pengen banget punya yayasan pendidikan, sekolahan yang menyediakan tempat untuk orang2 yg kurang bahkan tidak mampu. Sekolahan yang tidak hanya mencari keuntungan dari siswanya, tp memberikan keuntungan buat siswanya.  

Gimana kalo gini aja,“aku tinggal di salah satu kota di Indonesia, bukan kota besar memang tapi kota yang cantik dan damai, rumahko sederhana tp cukup luas dan sejuk dengan banyaknya tumbuh pohon2 sekitar rumah, tidak jauh dr rumahku ya kita2 200 meteran lah aku bangun sekolahan yang tidak terlalu mewah tapi kokoh dan nyaman, guru2nya baik2 dan berkualitas, kurikulumnya hasil modifikasi dari kurikulum yang ditetapkan pemerintah dengan kurikulum yang aku buat sendiri tentu hasil diskusi dengan suamiku tercinta yang selalu membuat aku terkagum2 krm kepintarannya (ceritanya dah merit ya hehe) dan orang2 yang aku percaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan , di belakang sekolah aku ingin bangun semacam asrama, ini untuk anak2 yang sudah tidak punya keluarga atau tempat tinggal, mereka boleh tinggal di sini, tapi untuk mengajarkan mereka supaya berusaha dan tidak hanya menerima,  mereka harus ikut membuat prakarya, oh ya…. Aku suka melukis, tepatnya menggambar kali ya soalnya masih kayak gambar anak sd hehehe nah aku akan siapkan alat2 gambar dan membiarkan mereka berkreasi sendiri, melukis, membuat patung2, dan prakarya lain, nah hasil2nya mau aku export ke Australia (ceritanya aku punya usaha toko di salah satu kota di Ausi) dan di beberapa Negara lain, aku titip ke tokonya orang Indonesia yang ada di Jerman misalnya, dan semua penghasilan dr penjualan ini, untuk membiayai sekolahku”  

Hmmmmm senangnya J



6 Responses to “mimpi…. mimpi….. dan terus…..”
  1. 1
    s1nichi kudo Says:
    2:29 pm

    semua berawal dari mimpi, karena keadaan yang sekarang kita alami juga mungkin hanya mimpi belaka dulunya. so don’t stop dreaming.

  2. 2
    pipiet Says:
    9:23 am

    Pasti bro, hidup “mimpi”

  3. 3
    edo Says:
    5:04 pm

    heiuhiuehie… tenang hun… tenang. aussie, school, apartemen… yang sabar yah :) makanya mari berjuang selagi muda

    soal mimpi, ada kalimat bijak
    “ada perbedaan mendasar antara pemimpi dan pemimpin. pemimpi hanya bermimpi, sedangkan pemimpin berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mewujudkan mimpinya..”

    so, mau jadi pemimpi atau pemimpin? :)

  4. 4
    pipiet Says:
    10:45 am

    edo: yuuuuuk Merdeka :)

  5. 5
    dobby Says:
    6:23 pm

    hihi…lucu juga khayalannya…dah baca “leaving microsoft to change the world” penulisnya, John wood, klo belum cari deh di toko buku. aku dah baca, bagus dan mengharukan….orang yg mgkin mmeliki mimpi yg sama dengan apa yg kamu tulis…:-)

  6. 6
    pipiet Says:
    8:03 am

    dobby : Wah belom baca, hmmmmm layak di koleksi tuh buku cari achhh, btw thanks ya dah mau mampir di blog ku yang biasa banget ini :)

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment